untitled

udah lama ga ngepost, maaf sibuk.. dan lagi-lagi saat ini yang ingin gw post adalah suatu yang sama. hal yang mungkin membosankan untuk anda para pembaca, yang mungkin akan muak dengan membaca setiap postongan gw yang “itu-itu” aja.. tapi, memang inilah saya dan fungsi blog ini untuk saya ya untuk mengekspresikan rasa yang gw rasa dan apa yang gw ingin ucapkan namun tak terucap. jadi.. bagi yang udah tau dan males bacanya, silahkan close, dan buka web lain. terima kasih 🙂

sudah hampir satu tahun. waktu yang ga sebentar buat gw. atau mungkin untuk orang lain juga. namun sesungguhnya satu tahun adalah waktu yang amat sangat sebentar. cukup sebentar jika diiringi dengan rasa “ini” yang terus menghantui.

sudah berulang kali gw berusaha ikhlas, dan sudah berulang kali gw gagal. sudah berulang kali gw mencari pengganti, dan berulang kali juga gagal. sampai akhirnya gw muak dan akhirnya mengurungkan niat itu sampai saat postingan ini di publish. yap, benar. gw muak. sangat muak. sampai-sampai gw mungkin bisa dibilang “takut” untuk merasakan kebahagiaan itu lagi. takut hanya akan menyakiti atau bahkan tersakiti.

bahkan sekarang setiap gw melihat semua “makhluk-yang-tercipta-dari-rusuk-lelaki”di kampus atau dimanapun, hati gw berdegup kencang. mata  gw ga berhenti menatap. bahkan sampai membuat risih orang. kenapa bisa berdegup kencang? padahal kenal saja tidak. hal itu yang sampai sekarang masih saya rasakan dan masih bingung kenapa bisa begitu.

sempat tersirat, “kenapa gw begini? kenapa???”

dan saat gw ol di rumah seperti biasa pulang kuliah, tiba-tiba fotonya muncul di situs jejaring sosial yang dulu biasa kita gunakan untuk berkomunikasi, muncul dengan kata-kata yang dia publish yang amat sangat gw rindukan, berisi macam – macam hal, yang membuat saya sangat cemburu…

ya, saya cemburu…

hampir satu tahun berlalu dan rasa ini masih ada. seorang rendy yang dulunya begitu mudah datang dan pergi, kali ini hanya bisa diam dalam kesunyian dan tidak tahu apa yang harus dilakukan dan dikatakan. tanpa ada keberanian untuk mengatakan ke orang lain sekedar meringankan beban, namun selalu diurungkan niatnya karena hanya akan mendapatkan jawaban yang sama.

“sabar”

dan di benak gw cuma ada satu kata. “MUAK”

gw ingin ada dia saat gw bahagia, dan gw ingin gw ada saat dia bahagia. gw mau jadi orang pertama yang mengucapkan “selamat ulang tahun” di hari ulang tahunnya meski harus bela-belain nahan nagantuk sampe jam stgh 1 pagi, gw mau jadi seorang yang ada di hatinya, dan gw mau hanya ada dia di hati gw, gw mau bikinin dia sejuta puisi indah cuma buat dia…..

ah klise….

semua hanya harapan semu, tapi entah kenapa gw terlalu percaya bahwa dia akan kembali, meski itu hanya angan- angan…

andai ia tahu….

Rabu, 2 Juni 2010 20.32

Rendy Reivaldy

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s